http://www.lacakindonesia.com


Zulkifli Zaini

Dirut Bank Mandiri

 

 

Kredit Bank Mandiri Tumbuh 26,6% Menjadi Rp350,4 Triliun, Aset Tumbuh Melampaui Rp570 Triliun

Lacakindonesia.com, Jakarta, 30 Juli 2012

Liputan: Siska Kartika / Amroni

Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 26,6% menjadi Rp350,4 triliun pada triwulan II/2012. Pencapaian itu mendukung peningkatan total aset Bank Mandiri menjadi Rp571,8 triliun, tumbuh 20,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp474,9 triliun. 

Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan, kinerja positif pada sisi intermediasi tersebut memacu pertumbuhan laba bersih perusahaan yang mencapai Rp7,1 triliun pada triwulan II/2012. Sementara itu, kualitas aset produktif juga tetap terjaga dengan baik, yang terlihat pada rasio kredit bermasalah (NPL) netto sebesar 0,55%., ungkapnya dalam acara paparan publik laporan keuangan triwulan II tahun 2012 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Senin (30/7-2012) sore menjelang berbuka puasa, bertempat di Plaza Mandiri Jakarta.

Kenaikan penyaluran kredit terjadi di seluruh segmen bisnis, dengan pertumbuhan tertinggi terutama pada segmen mikro yang tumbuh mencapai 77,2% menjadi Rp15,1 triliun pada Juni 2012. Jumlah nasabah kredit mikro juga meningkat pesat menjadi 764,7 ribu nasabah dari 592,6 ribu nasabah di triwulan kedua 2011. Sementara itu, kredit yang tersalurkan untuk segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mencatat pertumbuhan sebesar 33,6% menjadi Rp47,6 triliun.

Bank Mandiri juga turut menyalurkan pembiayaan khusus dengan skema penjaminan pemerintah, yaitu melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Total limit KUR yang telah disalurkan Bank Mandiri hingga Juni 2012 mencapai Rp8,6 triliun yang disalurkan kepada lebih dari 177,5 ribu nasabah.

“Bank Mandiri terus menunjukkan pertumbuhan kredit di atas pertumbuhan pasar, khususnya di segmen UMKM, serta terus meningkatkan akses masyarakat kepada pembiayaan produktif,” kata Zulkifli Zaini.

Kepercayaan masyarakat kepada Bank Mandiri sebagai bank terbesar di tanah air juga semakin tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan naiknya penghimpunan dana pihak ketiga menjadi Rp418,2 triliun pada Juni 2012 dari Rp362,6 triliun di Juni 2011. Tabungan masyarakat terus tumbuh mencapai Rp173,4 triliun atau tumbuh 24,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagai upaya untuk meningkatkan pengumpulan dana masyarakat melalui peningkatan kenyamanan bertransaksi, Bank Mandiri terus mengembangkan jaringan kantor cabang, elektronik, maupun jaringan layanan lainnya. Dalam periode Juni 2011 - Juni 2012, Bank Mandiri telah menambah 201 unit kantor cabang menjadi 1.643 unit, sedangkan jaringan kantor mikro bertambah 446 unit menjadi 2.012 unit.

Pertambahan juga dilakukan pada jumlah Electronic Dana Capture (EDC) yang bertambah 51.215 unit menjadi 112.879 unit, sementara itu total ATM bertambah 1.881 unit menjadi 10.361 ATM.

“Pertumbuhan transaksi elektronik sebesar 34,3% menjadi indikasi bahwa Bank Mandiri semakin menjadi pilihan masyarakat untuk bertransaksi di semua segmen,” ujar Zulkifli.

Pada triwulan II/2012, Bank Mandiri juga berhasil memacu pendapatan atas jasa atau fee-based income yang mencapai Rp5,7 triliun atau 29,4% dari pendapatan usaha.Bank Mandiri juga terus meningkatkan efisiensi untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan memajukan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Atas konsistensi tersebut, peringkat Bank Mandiri dalam Top 1.000 World Banks 2012 yang dipublikasikan The Bankers Magazine, mengalami peningkatan tertinggi dibandingkan bank utama regional Lainnya. Pada daftar publikasi tersebut, peringkat Bank Mandiri naik hingga 68 tingkat yaitu dari peringkat 249 pada tahun 2011 menjadi peringkat 181 pada 2012 dengan cost to income ratio sebesar 39,33%, salah satu yang terbaik di kawasan ASEAN.

Bank Mandiri juga memperoleh penghargaan sebagai Best Bank in Indonesia dari publikasi keuangan terkemuka yaitu Finance Asia, Asiamoney, Euromoney dan Alpha Southeast Asia atas kinerja positif yang telah diraih. Selain penghargaan sebagai bank terbaik di Indonesia keempat publikasi ternama itu juga menganugerahi Bank Mandiri untuk kategori lainnya.

Tentang PT Bank Mandiri (Persero), Tbk

Bank Mandiri adalah bank terbesar di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & Retail, Consumer Finance serta Treasury, Financial Institution & Spesial Asset Management. Bank Mandiri pada saat ini memiliki anak-anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah),  AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Bank Sinar Harapan Bali (UMKM) serta Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan) dan Mandiri AXA General Insurance (asuransi umum).

Hingga per Juni 2012, Bank Mandiri mempekerjakan sekitar 28.153 karyawan dengan 1.643 kantor cabang dan 7 kantor cabang/perwakilan/perusahaan anak di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 10.361 ATM, yang tersambung dalam jaringan ATM Link dengan jumlah total 28.039 ATM, Jaringan Electronic Data Capture (EDC) sebanyak 112.879 unit serta electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center.


< HALAMAN MUKA >


 
 
 
 
 

Copyright @ 2012,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved