http://www.lacakindonesia.com

 

Laksamana TNI Agus Suhartono

Panglima TNI

 

Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul, S.E.

Kapuspen TNI

 

Kol Cpl. Ir. Minulyo Suprapto, M.Sc, M.Si, M.A.

Kadispenum Puspen TNI

Wamenhan RI Kunjungi Kontingen Garuda XX-I/Monusco di Kongo

Lacakindonesia.com, Jakarta, 21 Agustus 2012

Liputan: Siska Kartika

Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Bapak Sjafrie Sjamsoeddin, beberapa waktu lalu mengunjungi prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/Monusco (Mission De L Organesation Des Nations Unies Pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo), yang tengah melaksanakan tugas dalam misi perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenhan RI didampingi sejumlah rombongan diantaranya, Mayjen TNI Puguh Santoso (Dirjen Strahan Kemhan), Brigjen TNI Fransen Siahaan (Direktur Pengerahan Ditjenstra-han Kemhan), Brigjen TNI Zainal Arifin (Dirziad TNI-AD), Laksma TNI Budihardja Raden (Perwakilan Militer Tetap Republik Indonesia di Dewan Keamanan PBB, New York), Kolonel Adm Dony R. Lubis (Kabag TU Duk Wamenhan), Mayor Laut (KH) Isam Adi (Kasubag TU Duk Wamenhan), Bapak Adik A. Sudarsono (Direktur PT Pindad), Kolonel Cpm Victor H. Simatupang (Athan RI untuk Afrika Selatan), dan Bapak Krishnajie Partadireja (Perwakilan utusan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sinegal).

Kunjungan Wamenhan RI bersama rombongan dalam rangka melihat secara langsung kiprah para Prajurit Garuda XX-I/Monusco melaksanakan tugas di lapangan, membelah belantara Afrika untuk membuat jalan, jembatan, lapangan terbang dan Hellypad serta bangunan lainnya sebagaimana yang menjadi tugas pasukan Satgas Zeni TNI.  Disamping itu, melihat Alat Berat Pasukan Zeni TNI yang dipergunakan dalam bekerja, kiprah prajurit di lapangan serta hasil pekerjaan yang di capai sebagai bahan evaluasi ke depan untuk dilaporkan kepada pimpinan, karena Kontingen Garuda adalah melaksanakan misi tugas negara membawa panji merah putih dan mengharumkan nama Bangsa Indonesia.

Kedatangan Wamenhan RI dan rombongan menggunakan penerbangan khusus pesawat United Nations dari Entebbe Uganda, setelah tiba di Markas Konga XX-I Bumi Nusantara Camp di sambut oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho. Usai penyambutan secara militer, Wamenhan RI dan rombongan menuju Aula Jenderal Sudirman untuk menerima paparan dari Dansatgas tentang situasi keamanan, kegiatan satgas, pekerjaan yang telah, akan dan sedang dikerjakan serta kondisi alat berat dan kendala yang dihadapi di lapangan dikaitkan dengan pelaksanaan tugas selama ini. Selanjutnya, Wamenhan RI dan rombongan melihat secara langsung hasil dari pembangunan jalan Dungu-Duru sejauh 84 km yang hampir terselesaikan, saat ini sudah mencapai 95 persen.

Usai upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan Inspektur Upacara Dansatgas dan di hadiri Wamenhan RI beserta rombongan, seluruh prajurit Kontingen Garuda berkumpul di lapangan apel untuk menerima pengarahan dari Wamenhan RI Bapak Sjafrie Sjamsoeddin.

Dalam pengarahannya, Wamenhan RI menyampaikan : Pertama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena dalam peringatan kemerdekaan RI ke-67 kali ini, dan di suasana menjalankan ibadah puasa merupakan hari istimewa karena bertepatan dengan hari Jumat di bulan suci Ramadhan sama seperti 67 tahun yang lalu saat bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Kedua, atas nama bangsa dan negara menyampaikan apresiasi kepada prajurit TNI karena semangat, dedikasi dan nasionalisme yang tinggi dalam lingkup internasional, serta menyampaikan salam dari Kepala Staf Angkatan kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Kontingen Garuda XX-I. Ketiga, kedatangan saya dan rombongan ingin melihat secara dekat dan langsung kiprah prajurit TNI di lapangan, karena tugas yang di emban bukan hanya sebagai misi Tentara Nasional Indonesia tetapi merupakan tugas bangsa dan negara yang telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari jati diri prajurit TNI yaitu sebagai Tentara Rakyat, sebagai Prajurit Pejuang, dan sebagai Tentara Nasional serta tentara yang profesional.

“Kita patut bangga karena apa yang dilaksanakan oleh Prajurit Garuda di tengah-tengah dari prajurit negara lain mendapatkan pengakuan, baik secara personal individu,  institusi maupun negara terhadap apa yang telah dilakukan Kontingen Garuda XX-I, ini adalah suatu tantangan yang tidak ringan yang harus prajurit kembangkan karena ini merupakan dari bagian misi panjang yang akan kita laksanakan”, kata Wamenhan.

Kepada para Prajurit Konga XX-I, Wamenhan berpesan bahwa pekerjaan yang dibebankan kepada kita/kalian semua harus tuntas dan tidak boleh ada sisa pekerjaan, mulai dari tugas harian, bulanan dan pekerjaan jangka panjang. Masing-masing prajurit harus bertanggung jawab, mulai dari Komandan Satgas sampai dengan prajurit yang menjadi operator di lapangan. Oleh karena itu, optimalkan dan maksimalkan hasil yang di capai, tunjukkan bahwa TNI sekali bekerja tuntas hasilnya karena ini merupakan wujud jati diri TNI dan wujud dari bangsa Indonesia.

Lebih lanjut dikatakan, dalam melaksanakan tugas, terus pelihara stamina disiplin dan semangat bahkan tidurpun harus disiplin apalagi saat bekerja dengan keterbasan kita. Jaga stamina kesehatan karena berada di tempat penugasan yang tidak steril dan higienis dari segi kesehatan, untuk itu dituntut tanggung jawab perorangan. Jaga stamina kemampuan dan ketrampilan yang dibebankan kepada prajurit dari segi kualitas teknis maupun taktis yang di miliki betul-betul harus di pelihara dan diwujudkan disaat kita tampil dalam pelaksanaan tugas, dengan ketrampilan dan kesehatan serta disiplin semangat yang tinggi yakin Indonesian Engineering Company akan memperoleh hasil yang optimal dan maksimal di dalam misi memikul tugas bangsa dan negara di tengah dunia international.

“Para prajurit adalah duta dari 245 juta jiwa rakyat Indonesia, bukan hanya menjadi perwakilan TNI tetapi perwakilan bangsa Indonesia. Jagalah citra bangsa dan negara yang jauh dari bumi persada, tetapi di sinilah kita bisa menunjukan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan mampu menjalankan tugas dengan baik”, tambah Wamenhan

Di akhir pengarahannya Wamenhan mengucapkan Selamat Idul Fitri, semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan petunjuk, rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua dalam menjalankan tugas yang suci dan mulia ini sampai dengan debarkasi kembali ke tanah air.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenhan juga memberikan bingkisan lebaran perorangan kepada seluruh prajurit Garuda XX-I yang penerimaannya di wakilli oleh prajurit tertua Kapten Czi Mardi (Danton Harpal/Mekanik) dan prajurit terbaik Serka Gunawan dari Ton Zikon, Wamenhan juga memberikan cindera mata kepada Dansatgas Letkol Czi Sapto Widhi Nugroho. Kunjungan Wamenhan RI dan rombongan diakhiri dengan foto bersama dengan seluruh prajurit Konga XX-I. Selanjutnya, Wamenhan RI dan rombongan melanjutkan  penerbangan ke Entebbe Uganda dengan Special Flight untuk kunjungan kerja selanjutnya.

Demikian siaran pers Perwira Penerangan Konga XX-I/Monusco, Lettu Cku Sulikan yang dikirim ke Lacakindonesia.com Jakarta.


< HALAMAN MUKA >

 
 
 
 
 
 

Copyright @ 2012,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved