http://www.lacakindonesia.com

 
 
 
 

Panglima TNI: Anggaran TNI 2013 Mencapai Rp.77,7 Triliun

Lacakindonesia.com, Jakarta, 3 Oktober 2012

Liputan: Siska Kartika / Amroni

Anggaran TNI pada tahun 2013 akan naik mencapai Rp77,7 triliun, yang sebelumnya sebesar Rp64,4 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan TNI untuk melakukan empat program yaitu pembayaran gaji pegawai, pembelian alutsista, operasional dan pembelian barang.

"Pemerintah dan DPR telah memberikan perhatian terhadap pentingnya memiliki kekuatan angkatan bersenjata yang handal. Pemerintah telah menaikkan anggaran pertahanan negara dalam RAPBN tahun 2013 sebesar Rp 77,7 triliun," kata Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dalam jumpa pers, seusai gladi resik HUT TNI di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/10/2012).

Terkait dengan anggaran, menurut Panglima, suatu hal yang sangat menggembirakan, meskipun belum sepenuhnya dapat mencapai tingkat standar kemampuan pangkalan, namun paling tidak sudah dapat merumuskan kebutuhan alutsista sesuai doktrin, dan sesuai dengan perkembangan lingkungan strategis, ujarnya.

Panglima TNI juga mengatakan pembangunan kesejahteraan rakyat adalah hal yang pokok dan penting, namun disisi yang lain pertahanan dan keamanan negara juga merupakan hal yang penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Karena kesejahteraan dan keamanan merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan”, katanya.

Sedangkan terkait peningkatan profesionalisme prajurit, Panglima mengatakan saat ini TNI telah mencapai angka 29 persen kekuatan penangkalan yang diformat dalam pembangunan kekuatan pokok minimum (minimun essential force) TNI secara bertahap dalam tiga renstra, tanpa menyimpang dari sasaran jangka panjang yaitu terwujudnya optimum essential force dan ideal essential force.

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono yang juga didampingi ketiga Kepala Staf Angkatan, bersama-sama hadir menyaksikan gladi resik peringatan HUT ke-67 TNI. Gladi resik peringatan HUT TNI ini dimeriahkan oleh aksi terjun payung hingga manuver pesawat yupiter dalam 'air show'.

Sejak pukul 08.00 WIB prajurit TNI dari berbagai kesatuan bergantian beratraksi. 10 pesawat Hercules menurunkan penerjun dari 2 batalyon prajurit TNI dari berbagai angkatan. Sementara sejumlah prajurit TNI AU menampilkan pertunjukan manuver pesawat Yupiter.

Beragam atraksi ini rencananya akan dipertunjukkan dalam upacara peringatan HUT ke-67 TNI yang jatuh 5 Oktober mendatang, yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


< HALAMAN MUKA >

 
 
 
 
 

Copyright @ 2012,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved