http://www.lacakindonesia.com

 

Gedung DPR/MPR RI Jakarta

 

Achsanul Qosasi: Silakan Ajukan Hak Menyatakan Pendapat Untuk Kasus Century

Lacakindonesia.com, Jakarta, 22 Nopember 2012

Liputan: Oktavip Iskandar Hamdi

Fraksi Partai Demokrat mempersilakan fraksi partai lain mengajukan hak menyatakan pendapat, terkait kasus Century menyangkut peran mantan Gubernur BI yang kini menjadi Wapres, Boediono.

"Saya tidak bisa menghalangi apabila menyampaikan hak menyatakan pendapat itu, tetapi kami juga jangan dihalangi untuk tidak melakukan itu atau berusaha menyatakan hak pendapat itu berlebihan,"kata Anggota Tim Pengawas (Timwas) DPR untuk kasus Bank Century Achsanul Qosasi dalam Diskusi Dialektika Demokrasi "Babak Baru Bank Century, Siapa Berikutnya?" Di Press Room DPR, Kamis (22/11/2012).

"Kami hanya menjaga marwah pemerintah ini agar betul-betul sampai khusnul khotimahlah sampai 2014 itu adalah tugas kami,"jelasnya.

Achsanul menegaskan, dia meyakini kebijakan yang diambil Boediono dalam kasus Century adalah kebijakan situasional yang profesional. "Siapapun pada saat itu pada saat negara dalam keadaan krisis dalam bidang ekonomi dan keputusan itu harus diambil dengan segera," tegasnya.

Dalam waktu yang bersamaan, Anggota Tim Pengawas (Timwas) kasus Bank Century lainnya, Bambang Soesatyo meyakini keterlibatan Wakil Presiden Boediono dalam kasus Century sudah terlihat jelas. Apalagi, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad yang mengatakan bahwa Wakil Presiden Boediono memiliki peranan penting dalam kasus skandal Bank Century itu.

"Boediono di KPK sudah selesai. Ketika KPK menyatakan ada peran Boediono di Century, itu sudah selesai. Artinya keputusan Pansus paripurna DPR ada pelanggaran hukum, itu sejalan. DPR, Pansus, BPK, itu satu jalur dengan KPK," ujarnya.

Dengan pernyataan yang diungkapkan oleh Abraham tersebut, secara tidak langsung KPK telah memberikan jalan bagi DPR untuk segera menuntaskan kasus tersebut, serta untuk membuktikan sejauh mana keterlibatan Boediono di dalamnya. "Ini sebetulnya KPK sudah memberikan jalan terang bagi DPR dan Boediono untuk menuntaskan Century," jelasnya.

Oleh karena itu kata Bambang, seluruh anggota DPR mendorong untuk segera megajukan hak menyatakan pendapat guna memperjelas penanganan kasus tersebut. Dia berharap Boediono juga mendukung upaya tersebut untuk kepentingan pembersihan nama baiknya.

"Boediono menjadi kewajiban DPR, untuk mengakhiri penderitaan Boediono dengan menggalang hak menyatakan pendapat. Jadi sangat bijaksana jika DPR menuntaskan kasus Boediono ini pada hak menyatakan pendapat. Kalau melalui hak menyatakan pendapat maka hukuman terberat adalah pemberhentian jabatan lewat MK," tandasnya.


< HALAMAN MUKA >

 

Achsanul Qosasi

Anggota Timwas Kasus Century

Copyright @ 2012,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved