http://www.lacakindonesia.com

 

Gedung DPR/MPR RI Jakarta

 

RUU Dikdok Akan Buat Sistem Pendidikan dan Standar Biaya

Lacakindonesia.com, Jakarta, 4 Juni 2013

Liputan: Oktavip Iskandar Hamdi

 

Program pendidikan kedokteran (Dikdok) dan kesehatan masyarakat (Kesmas) Indonesia, hendaknya harus meniru negara-negara yang serius akan masalah itu. Misalnya, Muangthai, dan Vietnam. Sehingga Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta RUU Didok supaya memuat sistem pendidikan dan standar pembiayaan untuk pendidikan tersebut.

 

“Muangthai dan Vietnam saja pemerintahnya sangat serius terhadap program pendidikan dan kesehatan masyarakat. Kita (Indonesia-red) harus mencontohnya,” ujar Ilham Oetama Marsis Wakil Ketua PB IDI saat dialog tentang “RUU Pendidikan Kedokteran (Dikdok) di Press Room DPR-RI, Senayan Jakarta, Selasa (4/06/2013). Hadir dalam acara tersebut, Pemerhati Pendidikan DR Dharmayuwati Pane sebagai narasumber.

 

Menurut Ilham, pemerintah harus bisa mengelola dengan baik sistem Dikdok dengan melakukan sinkronisasi UU terkait, pembiayaan dan pendistribusian dokter ke daerah-daerah. “Jika hal itu bisa diwujudkan, carut marut seputar pendidikan kedokteran tidak akan pernah terjadi,” katanya.

 

Begitupun sama halnya disampaikan Dharmayuwati Pane. Dia mengatakan, pemerintah harus serius menangani persoalan pendidikan kedokterann. Seperti Jerman, yang serius memperhatikan pendidikan kedokteran. “Jerman mengalokasikan anggaran sebesar 20% untuk pendidikan dan 15 % untuk kesehatan,” jelasnya


< HALAMAN MUKA >

Copyright @ 2013,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved