http://www.lacakindonesia.com

 

Gedung DPR/MPR RI Jakarta

 

Ekonomi Alami Perbaikan, Tapi SDA Melenceng dari UUD 1945

Lacakindonesia.com, Jakarta, 9 September 2013

Liputan: Oktavip Iskandar Hamdi

Secara umum ekonomi kita mengalami perbaikan. Namun, sayangnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Indonesia ] semakin menjauh dan melenceng dari pesan-pesan Undang Undang Dasar (UUD) 1945.

Bila berbicara ekonomi bangsa, seharusnya pengelolaan berdasarkan konstitusi yaitu Pasal 33 dan 34 UUD 1945 dan Pasal 28 (a) tentang hak Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mendapatkan kesejahteraan. Selain itu, pengelolaan SDA jangan sampai melenceng dari pesan konstitusi yakni UUD 1945.

"Secara umum ekonomi Indonesia memang mengalami perbaikan. Tapi pengelolaan SDA semakin melenceng dari pesan-pesan konstitusi yakni UUD 1945," ujar Farhan Hamid Wakil Ketua MPR-RI dalam diskusi Kenegaraan bertajuk “Ketahanan Ekonomi Dalam Konteks Empat Pilar” di Gedung Perpustakaan MPR-RI, Jakarta, Senin (9/9/2013).

Hadir dalam acara tersebut sebagai pembicara, Anggota Komisi XI DPR RI, Arif Budimanta Fraksi PDI-Perjuangan dan Mantan Menko Ekuin Rizal Ramli.

Menurut Farhan, era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sekarang ini memang perkonomian Indonesia membaik. Namun, hutang terus naik hampir dua kali lipat. Di mana saat ini hutang tersebut lebih banyak hutang bilateral dan multilateral.

"Mengapa banyak pihak yang memaksa Indonesia untuk berhutang. Sementara sisa lebih pembiayaan (SILPA) itu ada dan terus meningkat,” katanya.

Sementara menurut Arif Budimanta, krisis di Indonesia siklusnya semakin cepat. Tahun 1966 terjadi krisis ekonomi dan tahun 1988 baru muncul kembali. Memakan waktu lebih kurang 20 tahun lamanya. Kemudian muncul krisis lagi tahun 1997, kurang 10 tahun. Dan kemudian baru muncul krisis lagi pada tahun 2007.

"Sekarang 2013 tanda-tanda krisis mulai nampak. Waktunya semakin cepat menjadi lima tahun," jelasnya.


< HALAMAN MUKA >

 

Copyright @ 2013,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved