http://www.lacakindonesia.com

 

Waduk Karian, Banten

 

Konspirasi Waduk Karian Banten

Lacakindonesia.com, Jakarta, 17 September 2013

Liputan: Oktavip Iskandar Hamdi

Pemenang tender pengerjaan proyek pembangunan Waduk Karian, Banten, tak kunjung diumumkan. Proyek yang menelan dana Rp 1,1 triliun ini diikuti tiga konsorsium yang lolos prakualifikasi yang merupakan gabungan antara tiga perusahaan konstruksi asal Korea dengan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya.

Belum diumumkannya pemenang tender menghadirkan tanda tanya. Ditengarai, pemenang proyek ini sudah ditentukan oleh panitia tender. Hal ini terlihat dari ditundanya pengumuman evaluasi teknis sebanyak enam kali.

“Sejak bulan Juni 2013 hingga Senin, 16 September 2013. Yang dilakukan sepertinya menggiring pemenang pada satu kontraktor saja yaitu, Daelim-Wika dengan menggugurkan dua peserta lainnya, Hyundai-Brantas Abipraya dan Dongbu-PP (Pembangunan Perumahan). Padahal, Daelim-Wika memberikan harga tertinggi,” kata salah satu peserta tender disela-sela acara pengumuman hasil tender yang minta tidak mau disebutkan dari perusahaan mana.

Cara yang dilakukan tersebut, katanya, memperlihatkan adanya konspirasi, di mana, pihak yang lolos, berkonspirasi dengan panitia dan konsultan dengan berbagai cara sejak awal proses tender.

“Tujuannya memperoleh fee dari pihak yang dimenangkan.”Pembukaan dokumen harga, lanjut sumber itu, seharusnya dilakukan Senin, (16/9/2013), di kantor Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian, Jalan Ustadz Uzaer Yachya No. 1, Serang, Banten. Namun, hingga berita ini diturunkan, pemenang pengerjaan proyek ini belum juga diumumkan.

Saat disambangi ke tempat itu, indikasi adanya penggiringan pada satu pemenang cukup terlihat. Oleh panitia tender, awak media dilarang mengikuti proses pengumuman. Bahkan, kamera salah satu wartawan yang sedang mengambil gambar, dirampas oleh sekretaris panitia tender.

Sebelumnya, sekretaris panitia tender tersebut sempat mengatakan akan memberikan keterangan kepada awak media yang menunggu proses pengumuman lelang. Namun, hingga waktu yang sudah ditentukan olehnya, pukul 14.00 WIB, keterangan tidak juga diperoleh.

Waduk Karian yang berada di Banten, direncanakan memiliki kapasitas sebesar 219 juta m3 dan mampu menyediakan air sekitar 14,6 m3/detik yang terdiri dari penyediaan air untuk Tangerang dan Banten dengan rencana supply sebesar 9,1 m3/dt dan penambahan penyediaan air untuk Serang, Cilegon dan irigasi Ciujung sebesar 5,5 m3/dt.

Apabila yang 9,1 m3/dt sampai di kawasan Tangerang dan Serpong, maka diharapkan masih ada 6,6 m3/dt yang diharapkan mendukung penyediaan air baku di Jakarta. Pendanaan pengerjaan waduk ini berasal dari pinjaman Korea Selatan sebesar lebihkurang 80 % dari nilai pagu anggaran 1,1 trilium dan 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


< HALAMAN MUKA >

 

Copyright @ 2013,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved