http://www.lacakindonesia.com

 

Gedung DPR/MPR RI Jakarta

 

Prabowo: Pemekaran Wilayah Pemborosan

Lacakindonesia.com, Jakarta, 27 Nopember 2013

Liputan: Oktavip Iskandar Hamdi

Dewan Permbina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto menilai, banyaknya daerah baru yang muncul karena pemekaran wilayah merupakan pemborosan dan kemudahan izin pembentukan sejumlah provinsi dan puluhan kabupaten baru yang disetujui DPR, adalah cerminan tak sehatnya pola pikir para wakil rakyat yangberkantor di Senayan dalam membuat keputusan.

"Saya dengar di DPR sudah disetujui tambahan 66 kabupaten baru, delapan provinsi baru. Ini suatu penyakit massal yang menghinggapi para elit politik kita. Kok tidak pakai akal sehat," ujarnya di Jakarta, Rabu (27/11/2013).

Prabowo berpendapat, pemekaran daerah akan menimbulkan inefisiensi. Mantan Danjen Kopasus ini membandingkan dengan yang terjadi di negara tetangga, di mana setiap daerah otonom mampu mengelola penduduk dengan jumlah yang jauh lebih banyak.

"Coba kita bandingkan dengan Tiongkok. Di China ada 33 daerah otonom dengan total jumlah penduduk negara 1,4 miliar. Jadi setiap daerah otonom untuk 32 juta orang," katanya.

Selain itu kata Prabowo menjelaskan, di Indonesia ada 500 daerah otonom, dengan total penduduk 200 juta. Satu daerah untuk setengah juta, yang berarti ini tidak efisien. Dengan makin banyaknya pemerintah daerah, lagi, maka akan memperbesar jumlah belanja uang negara untuk membayar fasilitas dinas pejabat setempat.

"Adanya pemekaran itu berarti lebih banyak mobil dinas, rumah dinas. Ini kebanyakan," jelasnya.


< HALAMAN MUKA >

Copyright @ 2013,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved