http://www.lacakindonesia.com

 

Gedung DPR/MPR RI Jakarta

 

Pakar Komunikasi: Kampanye Hitam Kerap Menghiasi Pemilu

Lacakindonesia.com, Jakarta, 28 Maret 2014

Liputan: Oktavip Iskandar Hamdi

Keterangan gambar:

Talk Show DPD RI Perspektif Indonesia di Gedung Parlemen Senayan Jakarta dengan topik “Tren Kampanye Calon Senator“ Jumat (28/3/2014). Menghadirkan pembicara, Anggota DPD RI asal Banten Ahmad Subadri (tengah), Calon Anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakarta Wakil Rektor Universitas Islam As-Syafi’iyah, Dailami Firdaus (kanan) dan Pakar Komunikasi Politik, Anwar Arifin (kiri).

Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Hasanuddin, Anwar Arifin menyatakan, kampanye hitam yang marak dilakukan selama kampanye Pemilu 2014 tidak menjadi masalah sepanjang dilakukan dengan fakta tapi bukan atas dasar fitnah.

"Di negara adi kuasa Amerika, kampanye seperti itu kerap dilakukan selama Pemilu dengan mengatakan kelemahan pihak lain di kampanye," ujar Anwar Arifin dalam Talk Show DPD RI bertema "Tren Kampanye Calon Senator" di gedung DPD/ DPR RI Jakarta, Jumat (28/3/2014).

Menurut Anwar Arifin, kampanye hitam sudah menjadi tren dalam pemilu. Namum, jika memunculkan fakta, justru bagus karena pemilih akan mengetahui rekam jejak yang bersangkutan.

"Kalau di iklan, jeleknya disembunyikan semua. Caleg atau Capres rekam jejaknya seolah-olah baik semuanya. Ibarat kecap nomor satu semua yang lainnya di nomor duakan,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPD asal Banten, Ahmad Subadri, menjelaskan, sampai saat ini DPD masih lebih bersih ketimbang DPR RI. "Kalau Anggota DPD sampai hari ini bersih, tidak ada yang tersangkut korupsi," jelasnya.

Ahmad Subadri menambahkan, DPD RI tidak sepopuler DPR. Namun, sebaliknya DPR lebih populer karena banyak dikenal oleh kasus korupsi. "Karena kurangnya publikasi DPD sehingga kurang dikenal masyarakat. Tapi sebenarnya DPD sudah memberikan sumbangsih buat daerahnya masing-masing,” tandasnya.


< HALAMAN MUKA >

Copyright @ 2014,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved