http://www.lacakindonesia.com

 

Gedung DPR/MPR RI Jakarta

 

Poppy S Dharsono: Caleg DPD Pakai Dana Pribadi

Lacakindonesia.com, Jakarta, 2 April 2014

Liputan: Oktavip Iskandar Hamdi

Keterangan gambar:

Senator dari Prov.Jawa Tengah dan Caleg DPD RI dari Prov Jawa Tengah, Poppy S.Dharsono (tengah) Dewan Pembina Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat/JPPR, Yusfitriadi (kanan, Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia/LPEM UI,Teguh Dartanto (kiri).

Anggota DPD-RI asal Jawa Tengah, Poppy S Dharsono menyatakan, calon anggota DPD harus berjuang keras dan memakai dana pribadi agar dapat lolos ke Senayan menjadi anggota DPD periode 2014-2019. Di mana berbeda dengan caleg DPR-RI, yang incumbent didukung dana aspirasi yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

"Caleg DPR incumbent didukung dana aspirasi. Sementara caleg DPD memakai dana pribadi,” ujar Poppy S Dharsono dalam Dialog Kenegaraan bertema “Berapa Dana Kampanye Para Caleg” di gedung DPD-RI Senayan Jakarta, Rabu (2/04/2014).

Menurut Poppy S Dharsono, untuk maju kembali menjadi anggota DPD, ia sudah menghabiskan dana lebih kurang Rp 1,4 miliar. Dana tersebut dipergunakan untuk berbagai kebutuhan yang menyangkut kampanye. Misalnya, untuk menemui konstituen dan transportasi bagi perwakilan masyarakat.

“Ketika menemui konstituen, ada yang meminta uang. Tapi dirinya tidak bisa memberikan uang kepada mereka dan berjanji, kalau terpilih lagi, akan memberdayakan masyarakat di dapilnya. Ia tak mau politik transaksional," katanya.

Poppy menambahkan, jadi anggota DPD itu untuk berbakti kepada negara. Selama menjadi senator, gajinya tidak pernah diambilnya. Gaji tersebut disalurkannya ke konstituen untuk membangun infrastruktur dan membantu UKM di daerahnya. Selain itu, lanjut Poppy selama kampanye, ia tak pernah memanfaatkan pohon untuk dijadikan media menempelkan poster-posternya.

"Nanti ada yang mengatakan, ih ada caleg kuntilanak," tandasnya.


< HALAMAN MUKA >

Copyright @ 2014,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved