http://www.lacakindonesia.com

 

Kiswodarmawan

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk

Adhi Karya Bangun Monorel Bekasi-Cawang-Cibubur April 2015

Lacakindonesia.com, Jakarta, 3 April 2014

Liputan: Amroni / Siska Kartika

Keterangan gambar:

Jajaran Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk saat menggelar konprensi pers usai rapat umum pemegang saham (RUPS) di Gedung Adhi Karya, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Pembangunan proyek monorel Bekasi Timur-Cawang, Cibubur-Cawang, dan Cawang-Kuningan yang digarap oleh konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan dimulai pada April 2015. PT Adhi Karya Tbk selaku pengembang monorel memastikan proyek akan berjalan meskipun Peraturan Presiden (Perpres) tentang penugasan belum turun.

"Ada atau tidak Perpres, proyek monorel tetap jalan. Dimulai pembangunan April 2015 dan ditargetkan beroperasi penuh pada 2018," kata Dirut Adhi Karya Kiswodarmawan, usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Gedung Adhi Karya, Jakarta, Kamis (3/4/2014) .

Menurut Kiswodarmawan, dalam pelaksanaan pembangunan monorel tersebut, Perpres sifatnya hanya sebagai bentuk kemudahan untuk merealisasikannya, karena semua sudah dipersiapkan.

Adhi Karya tetap menjalankan proyek karena telah memperoleh surat penugasan dari Menteri BUMN Dahlan Iskan dan sedang menunggu izin dari Kementerian Perhubungan selaku regulator transportasi.

"Semua persiapan-persiapan yang diperoleh dari regulator tersebut harus dituntaskan dalam satu tahun ke depan," ujarnya

Saat ini, Adhi Karya tengah mengurus perizinan di Kementerian Perhubungan dan regulator lainnya untuk memperoleh izin rute, izin usaha, izin pembangunan dan izin penyelenggaraan. Adhi Karya juga akan melaporkan perubahan Anggaran Dasar menjadi perusahaan penyelenggara jasa kereta monorel kepada Kemenhub. Memasukkan usaha perkeretaapian pada Anggaran Dasar merupakan prasyarat membangun monorel. 

Proyek monorel karya konsorsium BUMN tahap pertama ini melibatkan PT LEN (Persero) sebagai penyedia layanan persinyalan, PT Telkom Tbk sebagai penyedia jasa internet hingga sistem tiket, PT INKA (Persero) penyedia kereta monorel, PT Jasa Marga Tbk penyedia lahan. 

Adhi Karya sebagai pimpinan konsorsium juga akan menggandeng PT Semen Indonesia Tbk untuk proyek ini. Setidaknya diperlukan dana Rp 8,2 triliun untuk membangun monorel tahap pertama. Skema pendanaan 30% dari konsorsium BUMN dan 70% dari pinjaman.

Pengembangan monorel tahap pertama akan mengambil rute Bekasi Timur-Cawang, Cibubur-Cawang, selanjutnya dari Cawang dibawa ke Kuningan. Moda transportasi ini juga akan terkoneksi moda transportasi KRL Jabodetabek, busway hingga monorel dalam kota di beberapa titik.

Pengembangan proyek monorel ini dilakukan berdasarkan perhitungan bisnis sehingga perseroan membangun monorel dari sumber lalu lintas terbesar menuju Jakarta yakni Cibubur dan Bekasi Timur sebagai tahap pertama 

Saat konstruksi dimulai pada April 2015, proses pekerjaan akan memakan waktu selama 3 tahun. Diproyeksikan warga Jabodetabek sudah bisa memakai moda transportasi monorel pada tahun 2018.

Saat beroperasi tahun 2018, monorel Adhi Karya tahap awal untuk rute Bekasi Timur-Cawang saja, mampu membawa 120.000 penumpang per hari. Sehingga 2018, masyarakat Jabodetabek khususnya warga Bekasi-Cibubur sudah bisa menikmati transportasi modern ini.


< HALAMAN MUKA >

 

Copyright @ 2014,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved