http://www.lacakindonesia.com

 

Michael Wattimena, SE, MM

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi Demokrat

Michael Wattimena luncurkan buku “Meretas Ketertinggalan Daerah Kepulauan"

Lacakindonesia.com, Jakarta, 19 September 2014

Liputan: Siska Kartika / Amroni

Keterangan gambar:

Bung Michael Wattimena berfoto bersama dengan tokoh dan para sahabat saat usai peluncuran buku karyamya berjudul "Meretas Ketertinggalan Daerah Kepulauan" yang diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta, 19 September 2014"

Kendati kesibukannya begitu padat sebagai wakil rakyat, namun tidak menjadi halangan politisi Partai Demokrat Michael Wattimena untuk menulis buku. Wakil Ketua Komisi V DPR-RI tersebut telah berhasil menyelesaikan buku pertama berjudul “Meretas Ketertinggalan Daerah Kepulauan”. Buku yang ditulis berdasar pengalamanya menjadi anggota DPR-RI 2009-2014, diluncurkan di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (19/9/2014).

Hadir dalam acara itu rekan-rekan Michael di Partai Demokrat dan Komisi V DPR-RI, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR-RI Nurhayati Alie Assegaf, Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat Toto Riyanto, Staf Khusus Presiden Felix Wanggai, Wakil Menteri PU Hermanto Dardak, Ketua Komisi V DPR-RI Teguh Juwarno, serta Anggota FPD DPR-RI Umar Arsal.

Menurut Michael Wattimena yang juga Ketua Departemen Perhubungan DPP Partai Demokrat, buku tersebut ditulis sebagai upaya mendorong daerah-daerah tertinggal menjadi lebih baik dan tidak dilupakan.

“Saya harapkan buku ini menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, birokrat, dan akademisi tentang pentingnya kita memperhatikan daerah tertinggal. Buku adalah bagian ikhtiar, refleksi bahkan pergaulan terhadap realitas ketertinggalan daerah kepulauan dan kawasan Indonesia Timur,” kata Michael Wattimena di sela-sela peluncuran buku.

Menurut anggota DPR-RI dapil Papua Barat, yang kembali terpilih untuk periode 2014-2019 tersebut, keunikan buku ini disebabkan mengambil inspirasi daerah-daerah tertinggal selama tugasnya sebagai anggota DPR-RI.

“Buku ini sebuah perjalanan saya di masa akhir jabatan sebagai anggota DPR-RI Periode 2009-2014,” Michael menegaskan.

Michael, lewat bukunya memaparkan titik-titik yang masih tertinggal, sehingga kehadiran buku ini diharapkannya jadi rujukan kebijakan pembangunan ke depan.

Umar Arsal, sahabatnya di Komisi V DPR-RI, menyambut baik keberhasilan Michael meluncurkan buku perdana. “Sebagai sahabat, saya tidak menyangka beliau berhasil membuat buku. Terlebih tema yang dikupas soal daerah tertinggal.,” ujar Umar Arsal mengapresiasi sahabatnya.


< HALAMAN MUKA >

 

Copyright @ 2014,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved