Syarat Wajib Debt Collector Tagih Kartu Kredit‏

Bank Indonesia (BI) resmi mengeluarkan surat edaran mengenai alat pembayaran menggunakan kartu (APMK). Surat Edaran bernomor 14/17/DASP ini berisi mengenai kewajiban yang harus dipenuhi penerbit kartu kredit dalam melakukan penagihan tunggakan kepada nasabahnya.

 

Kepala Departemen Akunting dan Sistem Pembayaran BI, Boedi Armanto dalam surat edaran tersebut menjelaskan penerbit kartu kredit diperbolehkan melakukan penagihan kredit kepada pemegang kartu kredit dengan menggunakan jasa pihak penagihan alias debt collector dengan syarat-syarat atau ketentuan khusus.

 

Adapun ketentuan tersebut yakni :

1.    Penagihan Kartu Kredit dengan menggunakan perusahaan penyedia jasa penagihan hanya dapat dilakukan terhadap tagihan Kartu Kredit yang telah macet berdasarkan kriteria kolektibilitas sesuai ketentuan Bank Indonesia yang mengatur mengenai kualitas kredit.

2.    Kualitas pelaksanaan penagihan Kartu Kredit oleh perusahaan penyedia jasa penagihan harus sama dengan pelaksanaan penagihan Kartu Kredit yang dilakukan sendiri oleh Penerbit Kartu Kredit

3.    Tenaga penagihan telah memperoleh pelatihan yang memadai terkait dengan tugas penagihan dan etika penagihan sesuai ketentuan yang berlaku;

4.    Identitas setiap tenaga penagihan ditatausahakan dengan baik oleh Penerbit Kartu Kredit

5.    Tenaga penagihan dalam melaksanakan penagihan mematuhi pokok-pokok etik penagihan

 

Berikut pokok-pokok etik penagihan :

1.    menggunakan kartu identitas resmi yang dikeluarkan Penerbit Kartu Kredit, yang dilengkapi dengan foto diri yang bersangkutan;

2.    penagihan dilarang dilakukan dengan menggunakan cara ancaman, kekerasan dan/atau tindakan yang bersifat mempermalukan Pemegang Kartu Kredit;

3.    penagihan dilarang dilakukan dengan menggunakan tekanan secara fisik maupun verbal;

4.    penagihan dilarang dilakukan kepada pihak selain Pemegang Kartu Kredit;

5.    penagihan menggunakan sarana komunikasi dilarang dilakukan secara terus menerus yang bersifat mengganggu;

6.    penagihan hanya dapat dilakukan di tempat alamat penagihan atau domisili Pemegang Kartu Kredit;

7.    penagihan hanya dapat dilakukan pada pukul 08.00 sampai dengan pukul 20.00 wilayah waktu alamat Pemegang Kartu Kredit; dan

8.    penagihan di luar tempat dan/atau waktu sebagaimana dimaksud hanya dapat dilakukan atas dasar persetujuan dan/atau perjanjian dengan Pemegang Kartu Kredit terlebih dahulu.

 

Selengkapnya......

Index

Copyright @ 2012,  LACAKINDONESIA.COM, All rights reserved